Wednesday, 2 March 2016

DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF UPDATE BIOS LAPTOP ATAU KOMPUTER


Sebelum di bahas... Kita baca dulu PENGERTIAN BIOS...
BIOS
Merupakan singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
Memuat dan menjalankan sistem operasi
Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).
                                                           UPDATE BIOS
BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca. Hal ini benar adanya, karena memang sebelum tahun 1995, BIOS selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer , maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul, adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). Meskipun demikian, proses update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak, sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan (korupsi) terhadap BIOS, beberapa motherboard memiliki BIOS cadangan . Selain itu, kebanyakan BIOS juga memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai "Boot Block". Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan. Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS, bahwa kode BIOS keseluruhan masih berada dalam keadaan baik-baik saja (dengan menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum, CRC, hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS yang sama atau lebih baik. Pembuat motherboard sering merilis update BIOS untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.
Sumber : Wikipedia
Nah begitulah Tentang BIOS.... Sebuah Program KECIL yang sangat BERMANFAAT bagi KOMPUTER/ LAPTOP.... Langsung aja DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF UPDATE BIOS :
                                                  POSITIF
Program Bios dapat mendukung dengan Prosessor barunya
Memperbaiki Bug bug yang ada
Membuat Komputer lebih Stabil, karena biasanya update dikeluakan oleh vendor untuk menutupi beberapa kekurangan BIOS atau bisa juga untuk optimalisasi sistem yang sudah ada
Mendapatkan product2 yang terbaru dari produsen pembuat BIOS tersebut yang compatible/mendukung software/hardware yang terbaru juga, jadi apabila komputer dengan software/hardware yang kita miliki sudah keluaran yang terbaru tetapi BIOS yang kita pakai saat ini keluaran lama pasti tidak akan menghasilkan performa yang terbaik, maka akan lebih baik apabila BIOS di Update.
                                                     NEGATIF
Tidak bisa booting
Komputer/ Laptop tidak bisa di gunakan ( Karena GAGAL UPDATE BIOS )
Hardware yang ada akan sia2 karena anda salah UPDATE BIOS
Mungkin anda berfikir APAKAH TIDAK UPDATE BIOS TIDAK APA2? Kalo menurut saya sih Gpp... tergantung Keperluan aja... KALO ANDA TIDAK BISA UPDATE BIOS... jangan Coba2 Deh... FATAL akibat jika anda salah UPDATE BIOS... wah wah wah... sayang kan komputer masih bisa di pakek, gara2 salah UPDATE BIOS terus ga bisa di pakek... heheee.... gimana menurut anda??? apakah INGIN UPDATE BIOS atau TIDAK????? Terserah anda...
Sekian ARTIKEL saya TENTANG DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF UPDATE BIOS LAPTOP ATAU KOMPUTER, Jika ada yang kurang jelas. silahkan meninggalkan komentar..

MATERI BIOS Untuk SMA KELAS X

MATERI BIOS Untuk SMA kls X


CARA SETTING BIOS

Materi kali ini menjelaskan bagaimana cara menyetting BIOS pada komputer atau laptop anda.
BIOS berfungsi sebagai system dasar pada suatu komputer. BIOS di gunakan untuk settingan waktu, dan settingan Booting device.
Menurut Wikipedia BIOS ialah :

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Maka Dalam penjelasan ini, saya lebih mengarah kepada settingan booting untuk keperluaninstalasi windows menggunakan kepingan DVD ataupun CD. Settingan ini biasanya di gunakan untuk melakukan instalasi Windows.

Baiklah langsung saja saya mulai langkah-langkahnya.
Kita akan menyetting BIOS untuk memastikan bahwa booting awal akan di mulai pada DVD room anda. Langkah menyettingnya ialah dengan memasuki area BIOS dengan menekan tombol F2 atau DEL , atau F10 pada saat anda menghidupkan komputer ( tombol ini di gunakan sebagai tombol standart ) , jika komputer anda tidak mau memasuki bios dengantombol-tombol tersebut, maka silahkan sesuaikan merk komputer anda dengan tombolnya. Berikut Penjelasannya :

1. Merk AMI/Award: [Delete] selama boot
2. Merk Toshiba: [Esc] selama boot
3. Merk Toshiba, Phoenix, Model terakhir PS/1 Value Point & 330: [F1] selama boot
4. Merk Compaq: [F10] Ketika kursor berkedip langsung tekan F10
5. Merk Compaq: [F10] ketika tampilan logo muncul
6. Merk NEC: [F2] selama boot
7. Merk Emachine: [Tab] selama boot
8. Merk Dells: tekan tombol reset dua kali
9. Merk Komputer lain yang kurang dikenal: [Ctrl]+[Alt] Dell: [Ctrl]+[Alt]+[Enter]
10. Merk AST Advantage, Award, Tandon: [Ctrl]+[Alt]+[Esc]
11. Merk Zenith, Phoenix: [Ctrl]+[Alt]+[Ins]
12. Merk Phoenix: [Ctrl]+[Alt]+[S]
13. Merk Olivetti PC Pro: [Ctrl]+[Alt]+[Shift]+ Num Pad [Del]
14. Merk Phoenix: [Ctrl]+[S]
15. Merk Tandon 386: [Ctrl]+[Shift]+[Esc]
16. Merk Hewlett-Packard: [F2]
17. Merk Gateway systems menggunakan BIOS Phoenix: [F1]
18. Merk Sony Vaio seri 320: [F2] selama boot
19. Merk IBM thinkpad: [F1]

Jika anda berhasil memasuki BIOS, maka tampilan komputer anda akan seperti ini .


Silahkan pilih menu BOOT , pada taksbar yang di atas layar, Di sana terdapat settingan
1st Boot Device
2nd Boot Device
3rd Boot Device

Tekan Boot 1 dan silahkan ganti Booting HDD menjadi booting DVD room, Dan Ganti juga Boot 2 dengan Booting HDD . Boot 3 silahkan Disable saja.
Ini adalah tampilan BIOS yang lama, jika komputer atau laptop anda model baru, maka BIOS yang di gunakan juga berbeda, tetapi intinya sama saja, mengubah Booting awal ke DVD room komputer. Jika anda kurang faham cara mengganti Booting pada Bios yang baru, Silahkan melihat petunjuk yang ada di bawah BIOS.
Berikut gambar untuk settingan Booting :


Jika sudah selesai mengaturnya, maka silahkan menekan tombol F10 kemudian OK untuk menyimpan data yang telah di rubah.



Settingan telah selesai, tidak membutuhkan waktu lama, komputer anda siap untuk melakukan instalasi melalui DVD .
Selamat mencobanya, dan semoga bermanfaat untuk anda. Jika ada pertanyaan silahkan di tanyakan.


HUBUNGAN BIOS dengan SISTEM OPERASI

Menjalankan setup BIOS

Saat komputer sedang melakukan booting, tekan tombol DEL sehingga muncul setup bios. untuk mengoperasikan setup bios beberapa tombol yang berfungsi adalah :
1. Esc / escape : keluar dari setup BIOS
2. anak panah : tombol memilih menu
3. D : memodifikasi panjang field
4. F1 : mencari bantuan fungsi tombol
5. F10 : keluar dari setup BIOS dan menyimpan hasil setup
Cara mengoperasikan BIOS adalah dengan menggunakan anak panah, pilih salah satu yang ada di setup.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Fungsi Bios
1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Jenis BIOS yang saat ini sangat banyak digunakan adalah:
  • AWARD BIOS
  • AMI BIOS
  • Phoenix BIOS

Untuk masuk pada menu BIOS ada berbagai macam cara tergantung dari BIOS yang anda gunakan. Untuk Award dan Ami umumnya menggunakan tombol Delete pada saat pertama kali komputer di nyalakan.
Standard CMOS setup screen termasuk parameter operasi dasar yang perlu untuk di-set agar system bekerja dg baik.
Date
Disini anda dapat mengatur tanggal yang sesuai untuk real time clock (mm:dd:yy) atau (bulan:tanggal:tahun). Pengubahan tanggal juga terkadang dapat dilakukan untuk menghindari aktifnya suatu virus pada tanggal tertentu.
Time 
Digunakan untuk pengisian waktu yang tepat (real time clock). Sebuah real time clock yang salah penyetingannya dapat juga menimbulkan masalah, misalnya jika real time clock itu diminta oleh sebuah online-banking-software sebagai kriteriaplausibilitas (kewajaran). Rumus untuk memasukkan tanggal (hh:mm:ss) atau (jam:menit:detik).
Harddisk 
Digunakan untuk mengubah setting untuk harddisk. Semua chanel IDE dapat dikonfigurasikan di sini, mulai dari primary master, primary slave, secondary master, secondary slave. Kolom “type” digunakan untuk menentukan parameter harddisk. BIOS sudah mempunyai 46 konfigurasi yang sudah tersimpan. Pilihan “none” berarti tidak ada harddisk yang terpasang. “Auto” berarti membuat BIOS melakukan autodeteksi ketika proses booting dilakukan. Pilihan “user” akan memberikan keleluasaan untuk mengubah parameter harddisk secara manual.
Drive A, drive B
Bagian ini dapat digunakan untuk mengkonfigurasikan floppy disk yang anda gunakan. Pilihan yang ada akan menentukan ukuran dan kapasitas yang digunakan. Ukuran yang tersedia adalah 3,5” dan 5,25” sedangkan kapasitasnya bervariasi mulai dari 360K, 720K, 1,2M sampai 2.88M. Pilihlah “none” jika tidak ada drive yang terpasang.
Video 
Setting ini berhubungan dengan jenis kartu grafik, untuk kartu dengan resulusi tinggi pilih “EGA/VGA”. Pilihan lain yang ada adalah CGA40, CGA80 atau MONO.
Halt on
Menentukan apa yang menyebabkan PC anda akan berhenti bekerja (halt). Pilihan “all errors” merupakan pilihan yang biasa digunakan dan akan menyebabkan PC anda berhenti jika terjadi kesalahan disegala komponen. Pilihan “All, But Keyboard” akan mengabaikan kesalahan akibat keyboard. Pilihan yang lain adalah “No Errors”, ”All, But Disk”, ”All, But Disk/Key”.
Memory
Ini adalah bagian informasi memori yang terpasang pada PC anda. Base memory umumnya berukuran 640KB, sisanya akan menjadi Extended Memory. Jika ditambahkan dengan Other Memory akan menghasilkan total memory yang terpasang dan ditampilkan pada bagian “Total Memory”.

Hubungan BIOS dengan Operating System

BIOS adalah program yang pertama kali di-load atau dijalankan oleh komputer pada saat dinyalakan.
Nantinya dari BIOS inilah yang akan menjalankan OS yang ada di komputer.
Jika OS tidak ada, maka BIOS itu sendiri yang akan ditampilkan di layar monitor komputer.

Dampak negative computer tanpa BIOS.

Dampaknya adalah apabila computer tanpa bios computer tidak bias menjalankan operating system karena operating system bisa dijalankan apabila terdapat BIOS.

Letak instalasi bios, BIOS disimpan di Chipset

Tuesday, 26 January 2016

permasalahan pada koneksi jaringan yang menggunakan kabel utp

kelompok 3
agung
asep
bagus
ari
teguh

Hasil dari diskusi kelompok kami pada
permasalahan pada koneksi jaringan
yang menggunakan kabel utp
1. kabel terputus dari rj45 akibat benda di sekitar  
2. salah memasukan posisi kabel di rj 45
3. salah urutan pada kabel utp. yang tdk sesuai dgn pasangan nya
4. menggunting kabel tidak rata
5. tidak masuk atau longgar nya kabel utp yang tersambung pada hub atau komputer
6. kaki rj45 patah                                 
7. salah satu kabel tidak kencang
8. tidak terpasang nya kabel utp pada hub sehingga tidak terhubung   

Tuesday, 3 February 2015

Kerja sama untuk mencapai kesuksesan

Ini adalah foto dari osis smk widya nusantara bahwa kerjasama merubah menjadi ke suksessan

Tuesday, 30 September 2014

Open Source dan Close Source

Di tulis oleh = asep ismail
Label:sejarah operating system
            -OPEN SOURCE
            -CLOSE SOURCE

I.              Open Source dan Close Source

A.   Pengertian Open Source Software

Jika diartikan menurut arti kata, Open Source dalam   bahasa Indonesia berarti Kode Terbuka. Kode yang dimaksud kode program, yaitu perintah-perintah yang diketikkan berdasarkan logika yang benar. Suatu programdengan lisensi open source   berarti program tersebut membuka kode programnya bagi siapa saja yang mempelajarinya, caranya dengan menyertakan kode program bersama dengan distribusi   paket program yang sudah jadi, contoh program open source adalah Linux.
            Adapun open source yang berbasis  software, open source software ini merupakan perangkat lunak untuk membuka  bebas source codenya untuk dapat dilihat oleh orang lain dan membebaskan seseorang mengetahui cara kerja software tersebut. Adapun kebebasan dalam penggunaan open  source software ini, antara lain :
1.    Untuk menggunakan software sesuai keinginannya.
2.    Untuk memiliki software yang tersedia sesuai kebutuhan.
3.    Untuk mendistribusikan software kepada user lainnya.


B.   Pengertian Close Source

            Close source adalah software yang source codenya tidak dibuka untuk umum. Sang pemilik code yang close source bisa membagi source codenya melalui lisensi, entah dengan gratis maupun membayar. Meskipun gratis, lisensi tertentu bisa membuat sebuah software tidak sepenuhnya open source. Misalnya jika di lisensi tersebut ada larangan untuk memodifikasi code, maka software ini tidak open source.
            Keungulannya close source kita bisa mengetahui kode-kode pembuatan program itu. Kalau udah tau kode/struktur program tersebut, maka kita bisa mengedit program itu sesuai keinginan kita. Bisa jadi, program yang berbayar menjadi gratis karena kita edit. Itu kalau si pemilik program mau memberikan kode-kode tersebut secara gratis.

C.   Keuntungan dan Kerugian Open Source Software

1.    Keuntungan menggunakan open source software, antara lain :
a.    Pengurangan Pembajakan
Open source software dengan berbagai kelebihannya, juga legal, penggunaan open source software di seluruh Indonesia akan menyebabkan tingkat pembajakan software di Indonesia menjadi turun drastic, dari 88% menjadi 0%.
b.    Penyelamatan devisa Negara
Dengan menggunakan OSS ini, maka dapat dilakukan penghematan devisa Negara  secarasignifikan. Kemudian dana tersebut dapat  dialokasikan ke usaha-usaha yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.
c.    Keamanan Negara/Perusahaan
Open source softwar ini bebas dari bahaya, karena bisa dilakukan audit terhadap kode programnya, maka keamanan Negara atau perusahaan dapat terjaga dengan baik.
d.    Keamanan sistem
Dalam setiap pengoperasian komputer banyak terdapat berbagai masalah keamanan sepertiadanya virus, spyware, trojan namun dengan menggunakan open source software inipermasalahan-permasalahan  yang terdapat  pada komputer dapat diketahui karena penanganannya  pun lebih transparan.
e.    Bebas memodifikasi sesuai keperluan.
Open source software ini dikarenakan kode programnya lebih mudah dibuka dan diakses olehsiapa saja, serta bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya.


f.     Bebas disebarluaskan
Customer bebas untuk menggandakan software open source sebanyak mungkan sesuai yang diperlukan tanpa perlu mereka cemas akan pembajakan software tanpa disengaja.
g.    Ekonomis
Jika customer memiliki akses internet, maka berbagai open source software tinggal diambil saja dari internet.
h.    Menyejahterakan industri dalam negeri.
Industri dalam negeri non-IT  turut  menikmati,  karena  mendapat akses  ke software yangekonomis dan berkualitas sehingga bisa menjadi lebih kompetitif dengan pesaing-pesaing dari luar negeri.
2.    Kerugian dalam penggunaan open source software, antara lain :
a.    Tidak ada garansi dari pengembangsn open source software.
b.    Masalah yang berhubungan dengan intelektual property.
c.    Kesulitan dalam mengetahui status project.
d.    Masih terus dalam pengembangan dan penyempurnaan.
D.     Beberapa Alasan Orang Membuat Open Source Software

            Dalam papernya yang berjudul “The Cathedral and The Bazaar”, Eric S. Raymond  menjelaskan bahwa alasan seseorang membuat OSS, antara lain :
1.    Kebutuhan
Open source software ini biasanya dikembangkan karena kebutuhan si pembuatnya, yang tidak semua software selalu sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

2.    Kepuasan
Banyak programmer yang melakukan pengembangan software karena mereka menyukainya dan hal tersebut merupakan pengungkapan intelektualitas programmer yang bersangkutan agar mendapatkan kepuasan tersendiri dari hasil pengembangannya.
3.    Popularitas
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang membuat open source software ini demi  popularitas karenamakin banyaknya software yang ditulisnya maka seseorang akan merasa dihargai oleh orang lain.
4.    Uang
Bila software dikembangkan banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan pembuat software tersebut dapat mendirikan sebuah perusahaan untuk memberikan pelayanan bagi perusahaan  lain, sehingga mampu memperoleh hasil guna dari apa yang dilakukannya.

E.     Permasalahan Dalam Open Source Software

            Pengembangan open source software ini selalu memberikan beberapa keuntungan  namun ada  jugabeberapa permasalahan yang timbul dalam open source software, antara lain :
1.    Dengan banyaknya orang yang terlibat dalam pembuatan proyek software ini  tidak menjamin bahwaproyek akan selesai dengan lebih cepat. Ada kemungkinan proyek tersebut tidak dapat terlaksana. Hal ini disebabkan  dengan  semakin  banyaknya  orang  maka  perbedaan  akan sering   terjadi,   olehkarena itu diperlukan seorang pemimpin yang bekerja sama dengan  rekan yang lainnyan untukmembuat suatu arahan yang jelas tentang penyelesaian proyek yang dijalankan.
2.    Terjadi konflik diantara para pengembang. Hal ini dapat terjadi apabila satu   atau beberapapengembang        merasa tidak puas dengan pengembang lainnya dalam proyek yang sedang dikerjakannya, bahkan tidak menutup kemungkinan proyek tersebut akan gagal.
3.    Pemilihan software. Dalam pemilihan software-software yang akan digunakan  oleh penggunanya,mereka lebih cenderung akan memilih software-software yang aplikasinya tidak membosankan.
4.    Ketergantungan pada satu orang pemimpin.            Proyek-proyek open source   biasanya dimulai olehsatu atau beberapa orang, sehingga mengakibatkan   hanya menggantungkan pada satu orangpemimpin saja.
5.    Penjiplakan. Dengan  tersedianya  kode  sumber  bagi  setiap  software, tidak  tertutup  kemungkinan  ada  pihak-pihak  yang  memanfaatkan  hal tersebut demi kepentingan dirinya sendiri.

F.      Manfaat Open Source Software Bagi Indonesia

            Open source software tidak hanya bermanfaat bagi negara-negara maju, namun  open source software jugadapat  memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia, karena umumnya  program open source software  ini tersedia dengan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan program closedsource,  sehingga akan mampu menghemat devisa yang keluar. Dalam paper Tedi Hariyanto   (2001) menjelaskanbahwa biasanya, open source software ini memberikan manfaat bagi   dunia pendidikan, bisnis dan pemerintahan. Bagi Dunia Pendidikan dengan  adanya  open  source software maka pelajar, mahasiswa ataupun pendidik tidak lagi mempelajari sesuatu secara teoritis namun mereka pun dapat mempraktikkannya, misalnya saja dalam ilmukomputer.
1.    Bagi Dunia Bisnis
Dengan memanfaatkan open source software ini, dunia bisnis akan memperoleh manfaat yaitu rendahnya biaya instalasi program, reabilitas yang  tinggi, keamanan yang tinggi sehingga total biaya pemilik usaha menjadi rendah dan memperkecil terjadinya kesalahan yang          akan mengakibatkan kerugian besar.
2.    Bagi Pemerintahan
Seiring dengan berkembangnya  tuntutan  otomi daerah, maka penggunaan open source software patutmenjadi pertimbangan dalam perencanaan sistem  informasi pemerintahan. Dengan menggunakanprogram-program open   source software, anggaran yang dibutuhkan relatif  lebih rendah dibandingkan   dengan program-program closed source. Dengan adanya open source ini,  pemerintahdapat mendukung perkembangan teknologi informasi di daerahnya dan serta memberikan kesempatan kerja pada masyarakat.

G.    Hal-hal Yang Dapat Menjadi Penghambat pada Open Source Software

1.    Hukum dan Keamanan
Saat  ini situasi keamanan di Indonesia sangat tidak dapat di duga. Hal ini   tentu saja akan mengganggu perkembangan proyek-proyek open source   software serta kegiatan-kegiatan lainnya.Keadaan ini semakin diperparah  dengan adanya aturan-aturan hukum yang tidak barjalan serta tidakdihargainya para aparat penegak hukum misalnya belum diberlakukannya  hukum bagi Hak atasKekayaan Intelektual (HAKI). Dengan demikian dapat   menghambat perkembangan open sourcesoftware di Indonesia, karena  dengan mudah dan murahnya orang memperoleh program tersebut maka open  source software tidak akan diterima oleh masyarakat umum.
2.    Kurangnya Pengetahuan Masyarakat Mengenai Open Source Software
Umumnya software-software open source ini  hanya dikenal oleh kalangan-kalangan tertentu saja, halini disebabkan belum gencarnya media Indonesia memberikan informasi mengenai open source software tersebut. Akibatnya masyarakat secara umum belum mengetahui program ini sehingga  masyarakat lebih memilih software-software yang pada umumnya sudah dikenal dan mudah di dapat.


3.    Sulitnya Memperoleh Software Open Source
Pendistribusian software open souce pada umumnya dilakukan melalui   internet. Akan tetapi karenakoneksi internet yang ada di Indonesia masih   sangat memprihatinkan, maka tidak semua orang memiliki akses terhadap  internet tersebut, sehingga akan sangat sulit untuk mengambil (men-download) softwarenya yang berukuran besar, misalnya aplikasi Star Office  5.1  yang berukuran kurang lebih 50MB. Oleh karena itu, kebanyakkan  masyarakat Indonesia masih kesulitan dalam memperoleh software-software open source.
4.    Belum Adanya Dukungan dari Dunia Pendidikan
Dengan  adanya kemudahan dalam memperoleh software-software bajakan, para mahasiswa dan para pendidik tidak merasa perlu menggunakan software open source karena tidak adanya paksaan. Bila hal ini terus terjadi, maka di masa mendatang dunia pendidikan di Indonesia akan sangat tertinggal dari  negara-negara yang menghargai HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan   menggunakan programopen source software, dunia pendidikan akan memperoleh manfaat.
5.    Belum Adanya Dukungan dari Pihak Pemerintah
Saat ini dukungan program ini oleh pemerintah secara nyata belum terlihat.   Untuk mendapatkandukungan pemerintah hamper tidaklah mungkin, karena adanya keterbatasan dana dan permasalahan lain yang harus dihadapi pemerintah.

H.    Penggunaan Open Source Software Dalam Masyarakat Indonesia

            Semakin berkembang pesatnya            perkembangan             teknologi saat ini, banyak pula terdapat masalah-masalah pada penggunaan open source software di kalangan masyarakat Indonesia.  Mengakibatkanmasyarakat lebih memilih software bajakan yang lebih  murah  harganya  dibandingakn software asli yang harganya lebih mahal. Hal ini akan berakibat timbulnya kesenjangan digital di Indonesia yang semakin parah.
            Solusi yang digunakan untuk menyelesaikan semua permasalahan ini adalah  dengan open source software yang dapat digunakan secara bebas dan gratis tanpa harus   mencuri. Namun untuk memperolehnya butuh pengorbanan, baik dari segi waktu   maupun tenaga, karena kita harus mempunyai niat untuk mau berusaha beradaptasi dan   belajar dengan software-software baru berbasis open source tersebut.
            Penggunaan aplikasi open source software ini menyediakan kode-kode sumber  yang dapat  memperbaikisegala  kesalahan, baik kesalahan logika maupun kesalahan  pengkodean dalam program ini dan perbaikan tersebut dikirim lagi ke internet oleh siapa   saja yang menemukan kesalahan tersebut. Dengan menggunakan program opensource   ini, masyarakat Indonesia terbebas dari masalah legalitas serta masyarakat  juga bisa belajar menghormatiHAKI sehingga bangsa Indonesia akan dihargai oleh bangsa-bangsa lainnya.

I.       Perkembangan Open Source Software di Indonesia

            Keterlibatan pemerintah dalam mendukung program open source di Indonesia sudah cukup besar, sehingga banyak sudah proyek-proyek open source yang dikerjakan  komunitas pengembang lokal di Indonesia seperti proyek penerjamahan distribusi linux   SUSE, dll dan proyek-proyek ini berjalan cukup baik. Melihatperkembangan yang ada dengan diimbangi kemajuan, maka pemerintah dapat terpengaruh untuk lebih focus terhadap usaha pemberantasan software-software illegal sehingga dengan dilakukanya cara tersebut mampu mengalami       kemajuan yang berarti.             Memang seharusnya,pemerintah harus lebih cepat bertindak daripada hanya selalu melakukan razia saja terhadap penggunaan software  bajakan. Sebab jauh lebih penting menjadi motivator, pelopor dan fasilitator dalam penggunaan aplikasi  open  source software yang salah satunya sebagai  solusi alternatif untuk pengembangan dan pemakain aplikasi komputer berbasis open source software ini diajarkandi sekolah-sekolah, agar tingkat pembajakan terhadap program ini semakin turun sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.


J.      Keuntungan dan Kekurangan Close Source

1.    Kelebihan Close Source
a.       Linux gratis. Gratis disini berarti tidak harus membeli lisensi.
b.      Linux stabil.
c.       Linux open source. source code yang disertakannya.
d.      Linux aman (secure). Linux mengimplementasikan standar protocol keamanan yang sangat aman.
e.       Linux cepat dan jalan terus (keep on running), tidak harus restart saat selesai install aplikasi.
f.       Banyak dukungan dan dokumentasi. Linux dan komunitasnya menyediakan milyaran dokumentasi (Readme, HOWTO, Guide, Manual, Info).
g.       Linux menjunjung tinggi kemerdekaan tiap orang untuk berkreasi.
h.      Bebas Virus. Linux itu merupakan like- Unix, dan Unix itu bebas virus. Mengapa bebas virus? Karena didalam system operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi password, sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut.
i.        Linux mempunyai banyak pilihan. Kita bisa memilih Linux menurut selera kita, banyak sekali distro (perusahaan yang menyediakan sistem operasi Linux) yang ada dimuka bumi ini.
j.        Tampilan Linux tidak lagi mengecewakan.
2.      Kekurangan Close Source
a.       Pengoperasiannya yang Sulit.
b.      Linux mengeluarkan banyak Distro sehingga membuat user bingung.
c.       Tidak ada Game Linux berkualitas sama dengan Game Windows.
d.      Masih Minimnya Dukungan Hardware dan Driver.
e.       Software Yang Digunakan Tidak Tersedia di Linux.
f.       Tidak Ada Waktu Untuk Belajar.
g.       Kurangnya sosialiasi.
h.      Ketergantungan dengan sofware bajakan.
i.        Tidak adanya dukungan resmi.

j.        Sedikitnya buku/web tentang linux.

GANJIL GENAP 2019

Kendaraan bermotor melambat akibat terjebak kemacetan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). Pemerintah Provinsi DKI ...